Pemkab Kukar Berupaya Maksimal Tangani Covid-19

img

Edi Damansyah 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG-  Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berupaya maksimal dalam penanganan Covid-19. Selain perlu adanya penambahan anggaran untuk tangani Covid, pemerintah sejauh ini juga membuka rekrutmen tenaga kesehatan dan masyarakat umum untuk menjadi relawan penanganan Covid-19.

Bupati Kukar Edi Damansyah penambahan tenaga kesehatan sangat diperlukan, apalagi kondisi kasus Covid-19 masih tinggi sehingga memerlukan penambahan tenaga kesehatan, seperti Dokter spesialis.

"Rumah Sakit kita sudah buka rekrutment tenaga kesehatan, dan ini sebagai upaya untuk penanganan Covid,” kata Edi Damansyah kepada media, di DPRD Kukar, Senin (9/8/2021).

Selain tenaga kesehatan, Rumah Sakit AM Parikesit juga membuka rekrutment relawan non tenaga kesehatan. Relawan itu untuk membantu tenaga kesehatan, dan kegiatannya masih didampingi dengan tenaga kesehatan yang ahli.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Keperawatan RSUD AM Parikesit Ipandi Lukman mengatakan, sejak dibukanya rekrutment tenaga kesehatan 24 Juli sampai saat ini, ada sekitar 22 orang yang medaftar untuk menjadi relawan tenaga kesehatan.

"Kuota relawan tenaga kesehatan diperlukan 38 orang, jika itu tidak terpenuhi, maka pihak Rumah Sakit sudah menyiapkan solusi untuk menangani pasien Covid-19" jelasnya.

Ia menyebutkan, solusi tersebut adalah dengan membuka rekrutment relawan non tenaga kesehatan, sejauh ini sudah ada 13 relawan non tenaga kesehatan yang mendaftar.

"Tugas mereka mendampingi pasien Covid-19, memonitor kondisi pasien, kemudian disampaikan ke tenaga kesehatan" ujarnya.

Menurutnya, yang menjadi kendala sulitnya dalam mencari tenaga kesehatan yaitu, dari faktor lulusan sangat sedikit, dan faktor ijin dari orang tua calon pendaftar.

"Rata rata orang tua banyak yang tidak setuju ketika anaknya mendaftar menjadi relawan tenaga kesehatan, ada yang baru sehari kerja langsung resign" tutupnya.(*riz/adv)